<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bhartoyo's Weblog &#187; Uncategorized</title>
	<atom:link href="http://bhartoyo.wordpress.com/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bhartoyo.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Feb 2009 01:21:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='bhartoyo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/ffea1b984bbbc7432e1c7baa098c9364?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bhartoyo's Weblog &#187; Uncategorized</title>
		<link>http://bhartoyo.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Pentingnya Membersihkan Jiwa</title>
		<link>http://bhartoyo.wordpress.com/2008/09/05/pentingnya-membersihkan-jiwa/</link>
		<comments>http://bhartoyo.wordpress.com/2008/09/05/pentingnya-membersihkan-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 08:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhartoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[dirinya]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[raja]]></category>
		<category><![CDATA[sendiri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhartoyo.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Barang siapa yang mengerjakan dosa, maka sesungguhnya ia mengerjakan untuk dirinya sendiri. Dan Allah maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. 
(QS An Nisa : 111).
Karena hati Laksana raja, sangat rentan terhadap penyakit yang terus mengintainya. Maka menjaga hati dari setiap penyakit ádalah sesuatu yang Sangat penting.
Dan penyakit yang Sangat berbahaya bagi manusia ádalah penyakit hati.
Dalam surat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhartoyo.wordpress.com&blog=3957306&post=44&subd=bhartoyo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:Verdana;">Barang siapa yang mengerjakan dosa, maka sesungguhnya ia mengerjakan untuk dirinya sendiri. </span><span style="font-family:Verdana;">Dan Allah maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">(QS An Nisa : 111).</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Karena hati Laksana raja, sangat rentan terhadap penyakit yang terus mengintainya. Maka menjaga hati dari setiap penyakit ádalah sesuatu yang Sangat penting.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Dan penyakit yang Sangat berbahaya bagi manusia ádalah penyakit hati.<span id="more-44"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Dalam surat Al-Muthaffifin ayat 14, Al-Qur’an menyatakan, yang artinya, </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">“Sekali-kali tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka kerjakan itu menutupi hatinya”. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Allah SWT menyampaikan hal ini setelah menceritakan sekelompok manusia kafir yang enggan beriman dengan hari kiamat. Keengganan itu disebabkan karena mereka melampaui batas dalam melakukan yang haram dan berlebihan dalam hal-hal yang mubah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Serta berdosa dalam ucapannya, bila berbicara ia berdusta, bila berjanji ingkar dan bila bersengketa berbuat curang. Sehingga Allah SWT menutup hatinya karena perbuatannya itu. Demikian pernyataan Ibnu Katsir dalam tafsirnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:Verdana;">Rasulullah SAW bersabda : “Seorang hamba bila berbuat dosa, timbullah satu titik hitam dalam hatinya. </span><span style="font-family:Verdana;">Bila dia bertaubat dari perbuatan itu, hatinya akan kembali bersih. </span><span style="font-family:Verdana;">Namun bila menambah perbuatan (dosa) nya, bertambah pula titik hitam tadi.”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Maksudnya, bahwa efek dari kemaksiatan adalah mata hati<span>  </span>menjadi tertutup, sehingga tidak dapat melihat kebenaran.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Untuk di akhirat kelak dia akan terhalang, tidak dapat melihat kenikmatan yang agung, yaitu melihat Allah SWT. Dalam Al-qur’an Allah SWT menyatakan, yang artinya: “Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka dihari itu (kiamat) benar-benar terhalang dari Tuhan semesta<strong>”. (QS Al-Muthaffifin:15).</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Imam Syafi’i menjadikan ayat ini sebagai dalil bahwa orang-orang yang beriman pada hari itu (kiamat) akan melihat Tuhan mereka yang Maha Gagah dan Maha Perkasa. Hal ini ditunjukkan oleh makna yang tersurat dari firman Allah SWT yang artinya, “ Wajah-wajah pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat”. <strong>(QS Al-Qiyamah:22-23)”.</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Ibnul Qoyyim al-Jauziyah menyatakan dalam al-Jawabu al-Kafi, bahwa orang yang bergelimang dengan dosa akan berdampak: </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Terhalang dari ilmu Allah, karena ilmu itu ádalah cahaya, sedang kemaksiatan itu memadamkannya.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Kemaksiatan dan perbuatan keji akan menjatuhkan seseorang dari manusia yang lain.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Jika seseorang sudah tidak menganggap keburukan itu dosa, maka terukirlah dalam hatinya bahwa kejahatan itu sebagai suatu hal yang biasa yang dia senangi.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Kemaksiatan akan berakibat kehinaan.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Seseorang tidak akan mendapatkan manisnya iman, ketaatan dan ibadahnya.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Kemaksiatan akan melahirkan kemaksiatan yang lain.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Allah akan melupakan dia dan membiarkannya untuk bersenang-senang dengan hawa nafsu dan setannya dan malaikat tidak akan mendekatinya serta tidak pula mendoakannya.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Sesungguhnya kemaksiatan itu akan membuat mata hatinya menjadi buta.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Akan hilangnya keberkahan umur.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Sesungguhnya kemaksiatan memberikan suatu tanda hitam di wajah dan kelam di hati, serta kurang mendapat rezki.</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;">Allah mewajibkan manusia untuk Puasa Ramadhan. Diperintahkan kepada manusia mencapai derajat ketakwaan. Puasa Ramadhan dapat menjadikan manusia bersih jiwanya, karena telah terlatih menahan nafsu, sehingga dapat dipakai sarana membersihkan jiwa atau hati.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<p><span style="font-size:8pt;font-family:Verdana;">Sumber: Dra S Hafsah Budi A SPSI MSi, Dosen Fakultas Psikologi </span><span style="font-size:8pt;font-family:Verdana;">UST</span><span style="font-size:8pt;font-family:Verdana;">).</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhartoyo.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhartoyo.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhartoyo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhartoyo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhartoyo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhartoyo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhartoyo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhartoyo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhartoyo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhartoyo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhartoyo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhartoyo.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhartoyo.wordpress.com&blog=3957306&post=44&subd=bhartoyo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhartoyo.wordpress.com/2008/09/05/pentingnya-membersihkan-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a421482cf07d4734eb9b4e6b455cf248?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bhartoyo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menggapai Ampunan Allah dgn Taubat dan Istighfar</title>
		<link>http://bhartoyo.wordpress.com/2008/08/09/menggapai-ampunan-allah-dgn-taubat-dan-istighfar/</link>
		<comments>http://bhartoyo.wordpress.com/2008/08/09/menggapai-ampunan-allah-dgn-taubat-dan-istighfar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 01:02:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhartoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[beriman]]></category>
		<category><![CDATA[bertaubat]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[Istighfar]]></category>
		<category><![CDATA[meminta ampun]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[seratus kali]]></category>
		<category><![CDATA[Taubat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhartoyo.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[
Sahabat dimanapun berada yg dirahmati Allah, kalau kita perhatikan diri kita sebagai manusia, ternyata kita tidak pernah luput dari kesalahan dan dosa. Manusia bukanlah seperti malaikat yang ma&#8217;shum dari segala kesalahan, tidak pernah sekalipun mereka meninggalkan perintah-perintah Allah ataupun melanggar larangan-laranganNya.Karena terlalu banyak dosa dan kesalahan yang kita lakukan, sudah menjadi keharusan bagi kita kaum muslimin untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhartoyo.wordpress.com&blog=3957306&post=21&subd=bhartoyo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;">
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Sahabat dimanapun berada yg dirahmati Allah, kalau kita perhatikan diri kita sebagai manusia, ternyata kita tidak pernah luput dari kesalahan dan dosa. Manusia bukanlah seperti malaikat yang ma&#8217;shum dari segala kesalahan, tidak pernah sekalipun mereka meninggalkan perintah-perintah Allah ataupun melanggar larangan-laranganNya.<span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Karena terlalu banyak dosa dan kesalahan yang kita lakukan, sudah menjadi keharusan bagi kita kaum muslimin untuk bertaubat atas segala kesalahan yang pernah kita lakukan dan senantiasa meminta ampun kepadaNya. Banyak sekali dalil yang menunjukkan kewajiban bertaubat.</span></span></span></span></div>
<div><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Firman Allah SWT:</span></span></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS. 24:31)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span id="more-21"></span><br />
<span style="font-size:x-small;">Dalam ayat ini Allah SWT memerintahkan kepada penduduk Madinah yang jelas adalah orang-orang yang beriman dan merupakan umat yang terbaik. Mereka adalah orang-orang yang beriman di hadapan Rasulullah SAW, sabar dalam mempertahankan keimanan mereka walaupun menghadapi siksaan yang luar biasa pedihnya dari golongan kafir Quraisy, berhijrah bersama Rasulullah SAW meninggalkan harta benda dan kampung halaman mereka yang tercinta,mereka berjuang menegakkan agama Islam bersama<br />
Rasulullah SAW. Mereka yang demikianpun diperintahkan Allah SWT agar bertaubat kepadaNya. </span></span><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Bagaimana dengan kita yang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan mereka?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;">
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-family:&quot;"> </span></span></div>
<p><span style="font-family:&quot;"><span style="font-family:&quot;"> </p>
<p></span></span></p>
<p><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Rasulullah SAW bersabda:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Hai sekalian manusia bertaubatlah kalian kepada Allah dan mintalah ampunan darinya, sesungguhnya saya bertaubat dalam sehari seratus kali. (HR: Muslim).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><br />
<strong><span style="font-size:x-small;">Hakikat Istighfar dan Taubat</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Sebagian besar orang menyangka bahwa istighfar dan taubat hanyalah cukup dengan lisan semata. </span></span><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Sebagian mereka mengucapkan, &#8220;Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.&#8221; Tetapi, kalimat itu tidak membekas di dalam hati, juga tidak berpengaruh dalam perbuatan anggota badan. Sesungguhnya istighfar dan taubat jenis<br />
ini adalah perbuatan orang-orang dusta.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:x-small;">Para ulama, semoga Allah memberi balasan yang sebaik-baiknya kepada mereka, telah menjelaskan hakikat istighfar dan taubat.Imam ar-Raghib al-Ashfahani menerangkan, &#8220;Dalam istilah syara&#8217;, taubat adalah meninggalkan dosa karena keburukannya, menyesali dosa yang telah dilakukan, berkeinginan kuat untuk tidak mengulanginya, dan berusaha melakukan apa yang bisa diulangi (diganti).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Jika keempat hal itu telah terpenuhi berarti syarat taubatnya telah sempurna.&#8221;<br />
</span><strong><br />
<span style="font-size:x-small;">Syarat-syarat taubat :</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Bertaubat dari setiap dosa hukumnya adalah wajib. Jika dosa itu adalah dosa terhadap Allah SWT dan tidak ada sangkut pautnya dengan anak cucu Adam, maka syarat taubatnya ada tiga :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Berhenti dari melakukan perbuatan dosa itu.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Menyesal telah melakukan perbuatan dosa tersebut.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Berjanji tidak akan pernah mengulanginya lagi untuk<br />
selama-lamanya.</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:x-small;">Jika taubat itu berkaitan dengan manusia, maka syaratnya ada empat. Ketiga syarat seperti di atas,dan keempat hendaknya ia membebaskan diri (memenuhi)hak orang tersebut. Jika berbentuk harta benda atau sejenisnya maka ia harus mengembalikannya. Jika berupa had (hukuman) tuduhan atau sejenisnya maka ia harus memberinya kesempatan untuk membalasnya atau meminta maaf kepadanya. Jika berupa ghibah (menggunjing), maka ia harus meminta maaf.&#8221;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:x-small;">Adapun istighfar, sebagaimana diterangkan Imam ar-Raghib al-Ashfahani adalah &#8220;Meminta (ampunan) dengan ucapan dan perbuatan. Allah SWT berfirman,<br />
&#8220;Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun.&#8221; (Nuh: 10).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;">
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:x-small;">Tidaklah berarti bahwa mereka diperintahkan meminta ampun hanya dengan lisan semata, tetapi dengan lisan dan perbuatan. Bahkan hingga dikatakan, memohon ampón (istighfar) hanya dengan lisan saja tanpa disertai perbuatan adalah pekerjaan para pendusta.<span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Kapan pintu taubat ditutup?</strong></span></span></span></span></div>
<p><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"></p>
<div><span style="font-family:&quot;"> </span></div>
<p></span></span></span><span style="font-family:&quot;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Allah SWT akan selalu menerima taubat hambaNya selama ajal belum menjemput orang tersebut. Apabila roh telah sampai ke hulqum (tenggorokan ) maka taubat seseorang itu sudah tidak berguna lagi. Rasulullah SAW bersabda:Sesungguhnya Allah SWT menerima taubat seorang hamba selama roh belum sampai ke tenggorrokan ( HR: Ahmad,<br />
Ibnu Majah, Tirmizi dan ia berkata : hadits hasan ).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:x-small;">Pintu taubat juga sudah tertutup apabila matahari telah terbit dari arah barat. Rasululllah SAW bersabda:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Barang siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari tempat tenggelamnya (sebelah barat ), niscaya Allah SWT akan menerima taubatnya. (HR: Muslim )</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;">
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:x-small;">Walau demikian, janganlah kita menunda-nunda taubat.Karena taswif (menunda-nunda ) adalah tanda orang yang tidak beruntung- wal&#8217;iyaazu billah.<span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Dalam hadits yang lain Rasulullah SAW menjelaskan:<br />
Sesungguhnya Allah SWT membuka tanganNya di waktu malam agar bertaubat orang yang bersalah di siang hari, dan membuka tanganNya di waktu siang agar bertaubat orang yang bersalah ( berdosa ) di malam hari, sampai terbit matahari dari sebelah barat. (HR: Muslim ).</span></span></span></span></div>
<p><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"></p>
<div><span style="font-family:&quot;"> </span></div>
<p></span></span></span><span style="font-family:&quot;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;">
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:x-small;">Allah akan selalu menerima taubat hambaNya sebesar apapun dosa itu.<span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Beberapa faedah taubat dan istighfar</strong></span></span></span></span></div>
<p><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"></p>
<div><span style="font-family:&quot;"> </span></div>
<p></span></span></span><span style="font-family:&quot;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><strong><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:&quot;"><span><span style="font-size:x-small;">1.</span><span style="font-family:&quot;">      </span></span></span><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Sebagai penolak bala dan azab dari Allah SWT.<br />
Disamping sebagai sebuah kewajiban, taubat juga sebagai benteng dari turunnya azab Allah SWT. Firman Allah SWT:<br />
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada diantara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun&#8221;. (QS. 8:33)<br />
Abu Musa Al Asy&#8217;ari r.a. pernah mengatakan tentang ayat di atas: &#8220;Kita mungkin masih bisa tenang pada masa hidup Rasulullah SAW, karena kita semua yakin bahwa Allah SWT tidak akan menurunkan azabNya selama beliau masih ada di tengah-tengah kita. Sekarang, setelah Rasulullah SAW tiada, tidak ada lagi yang bisa menahan turunnya azab Allah SWT kecuali kalau kita senantiasa meminta ampun kepadaNya.&#8221;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:&quot;"><span><span style="font-size:x-small;">2.</span><span style="font-family:&quot;">      </span></span></span><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Taubat dan Istighfar pembuka pintu rizki. Beberapa nash (teks) Alquran dan hadis menunjukkan bahwa istighfar dan taubat termasuk sebab-sebab rezeki dengan karunia Allah (QS.Nuh:10-12, Hud: 52).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:&quot;"><span><span style="font-size:x-small;">3.</span><span style="font-family:&quot;">      </span></span></span><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Ayat yang lain adalah firman Allah: &#8220;Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat.&#8221; (Hud:3).<span>                                 </span><span>        </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Dalil lain bahwa beristighfar dan taubat adalah diantara kunci-kunci rezeki, yaitu hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa&#8217;i, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abdullah bin Abbas ia berkata,Rasulullah bersabda, &#8220;Barangsiapa memperbanyak<br />
istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka.&#8221;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;">
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Karena itu, kepada orang yang mengharapkan rezeki hendaklah ia bersegera untuk memperbanyak istighfar (memohon ampun), baik dengan ucapan maupun perbuatan.</span></span></span></div>
<p><span style="font-family:&quot;"><span style="font-family:&quot;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Dan, hendaknya setiap muslim waspada, sekali lagi hendaknya waspada, dari melakukan istighfar hanya sebatas dengan lisan tanpa perbuatan. Sebab, itu adalah pekerjaan para pendusta.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:x-small;">Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang memiliki sifat taubat dan istighfar, dan mudahkanlah rezeki-rezeki kami, lancarkanlah urusan-urusan kami serta jagalah keadaan kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa. Amin, wahai Dzat Yang Memiliki keagungan dan kemuliaan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><br />
</span><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:x-small;">Wallahu A&#8217;lamu Bishshawab.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:&quot;"><br />
<span style="font-size:x-small;">Sumber:<br />
www.alislam.or.id</span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhartoyo.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhartoyo.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhartoyo.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhartoyo.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhartoyo.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhartoyo.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhartoyo.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhartoyo.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhartoyo.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhartoyo.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhartoyo.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhartoyo.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhartoyo.wordpress.com&blog=3957306&post=21&subd=bhartoyo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhartoyo.wordpress.com/2008/08/09/menggapai-ampunan-allah-dgn-taubat-dan-istighfar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a421482cf07d4734eb9b4e6b455cf248?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bhartoyo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengundang Kehadiran Malaikat Ke Rumah</title>
		<link>http://bhartoyo.wordpress.com/2008/07/20/mengundang-kehadiran-malaikat-ke-rumah/</link>
		<comments>http://bhartoyo.wordpress.com/2008/07/20/mengundang-kehadiran-malaikat-ke-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 08:19:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bhartoyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[lahir batin]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat Allah]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[orang tuanya]]></category>
		<category><![CDATA[pemaaf]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[sujud]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhartoyo.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Tak seorang muslimpun yang tidak menginginkan rumah mereka senantiasa dihadiri oleh para malaikat Allah dan dijauhkan dari syetan. Sebab kehadiran mereka di rumah mereka akan melahirkan aura ketenteraman dan kesejukan dan kedamaian ruhani yang mengalir di rumah itu. Kehadiran mereka akan membuat rumah kita laksana surga.Diantara para malaikat itu ada yang sengaja keliling untuk menebarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhartoyo.wordpress.com&blog=3957306&post=18&subd=bhartoyo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;"><span style="font-family:Arial;">Tak seorang muslimpun yang tidak menginginkan rumah mereka senantiasa dihadiri oleh para malaikat Allah dan dijauhkan dari syetan. Sebab kehadiran mereka di rumah mereka akan melahirkan aura ketenteraman dan kesejukan dan kedamaian ruhani yang mengalir di rumah itu. Kehadiran mereka akan membuat rumah kita laksana surga.<span style="font-size:9pt;color:black;"><span style="font-family:Arial;">Diantara para malaikat itu ada yang sengaja keliling untuk menebarkan rahmat dan kedamaian di tengah manusia sebagaiamna syetan berkeliling untuk menebarkan kejahatan di tengah mereka.<br />
<span id="more-18"></span></p>
<p></span></span></span><span style="font-size:9pt;color:black;"> </p>
<p></span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">Lalu rumah mana saja yang akan dihadiri para malaikat itu?Diantaranya adalah :<br />
1. Rumah yang diliputi dzikir kepada Allah yang di dalamnya ada ruku dan sujud<br />
2. Rumah yang senantiasa bersih<br />
3. Rumah yang penghuninya adalah orang-orang yang jujur dan menepati janji<br />
4. Rumah yang dihuni oleh orang-orang yang senantiasa menyambung tali silaturahim<br />
5. Rumah yang dihuni oleh orang yang makanannya halal<br />
6. Rumah yang dihuni oleh orang yang senantiasa berbuat baik kepada kedua orang tuanya.<br />
7. Rumah yang senantiasa ada tilawah Al-Quran<br />
8. Rumah yang dihuni oleh para penuntut ilmu<br />
9. Rumah yang penghuninya ada isteri solehah<br />
10. Rumah yang bersih dari barang-barang haram<br />
11. Rumah yang dihuni oleh orang yang rendah hati, sabar, tawakal, qana’ah, dermawan pemaaf yang<br />
senantiasa bersih lahir batin dan para penghuninya makan tidak terlalu banyak</p>
<p>Di bawah ini akan dipaparkan beberapa dalil yang menunjukkan pada hal di atas.</p>
<p>Mengenai orang-orang yang berada dalam majlis dzikir Rasulullah bersabda : “Jika kalian melewati kebun-kebun surga maka mampirlah di tempat itu! Para sahabat berkata, “Apa yang dimaksud dengan kebun-kebun surga itu wahai Rasulullah?” Nabi bersabda, “Kelompok manusia yang berdzikir. Karena sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang senantiasa keliling mencari kelompok manusia yang berdzikir dan jika mereka datang ke tempat mereka malaikat itu dan mengitarinya”, hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Umar sebagaimana disebutkan oleh An-Nawawi dalam buku Al-Adzkar. Dalam hadits lain disebutkan bahwa Rasulullah bersabda</p>
<p><em>“Tidaklah sekali-kali sebuah kaum duduk dengan berdzikir kepada Allah kecuali mereka akan dikelilingi malaikat dan akan disirami rahmat dan akan turun kepada mereka ketenangan. Allah akan menyebutkan tentang mereka pada malaikat yang ada di sisi-Nya”</em> (HR. Muslim)</p>
<p>Ini semua menunjukkan bahwa dzikir kepada Allah di rumah kita akan menjadikan malaikat memasuki rumah kita dan akan berada dengan kita. Sebaliknya rumah yang dikosongkan dengan dari dzikir maka malaikat juga akan menjauhinya.</p>
<p>Sementara itu orang yang membcan Al-Quran disebutkan dalam sabdanya : <em>“Sesungguhnya rumah itu akan terasa luas bagi penghuninya, akan didatangi malaikat, dijauhi syetan dan akan membanjir pula kebaikan ke dalamnya, jika dibacakan Al-Quran di dalamnya. Sebaliknya, rumah itu akan terasa sempit bagi penghuninya, akan dijauhi malaikat dan akan didatangi syetan serta tidak akan banyak kebaikan di dalamnya, jika tidak dibacakan Al-Quran” </em>(HR. Ad-Darimi).</p>
<p>Dengan membaca Al-Quran maka akan turun malaikat rahmat, akan datang kebaikan akan muncul ketenangan di dalam rumah kita. Rumah yang tidak ada bacaan Al-Quran maka ketahuilah bahwa rumah itu sebenarnya telah menjadi kuburan walaupun penghuninya masih bernyawa.</p>
<p>Tentang orang yang rajin menjalin silaturahmi, disebutkan dari Abu Hurairah bahwa seorang lelaki pergi untuk mengunjungi saudaranya di sebuah desa yang lain. Maka segera diperintahkan kepada malaikat untuk menemani orang itu. Tatkala malaikat bertemu dengan orang tadi maka dia bertanya : Kemana engkau akan pergi? Lelaki itu menjawab : Aku akan pergi mengunjungi saudara saya di desa itu! Malaikat itu bertanya : Apakah kau memiliki suatu nikmat yang akan kau berikan padanya? Orang itu berkata : Tidak, saya mengunjunginya semata karena saya mencintainya karena Allah! Malaikat itu berkata : “Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu. Allah telah mencintaimu sebagaimana kau mencintai orang itu” (HR. Muslim)</p>
<p>Mengenai penuntut ilmu yang dinaungi sayap malaikat Rasulullah bersabda :<em> “Sesungguhnya malaikat membentangkan sayapnya untuk para penuntut ilmu karena suka dengan apa yang sedang dia tuntut”</em> (HR. Tirmidzi).</p>
<p>Tentang rumah orang dermawan yang akan dimasuki malaikat disebutkan dalam sebuah hadits bahwa malaikat akan senantiasa mendoakan mereka : Rasulullah Saw bersabda, “Tiap-tiap pagi malaikat turun, yang satu mendo’akan, “Ya Allah beri gantilah untuk yang menderma, dan yang lain berdo’a, Ya Allah Musnahkan harta si bakhil.”</p>
<p>Rumah-rumah yang di dalamnya ada kejujuran, ada kasih sayang, amanah, ada syukur dan sabar ada taubat dan istighfar akan senantiasa terbuka untuk dimasuki para malaikat sedangkan rumah-rumah yang selain itu maka maka malaikat akan menjauhi rumah tadi.</p>
<p>Rumah-rumah yang akan dijauhi malaikat misalnya, rumah yang di dalamnya ada anjing, ada patung-patung dan gambar-gambar, dan ada bau busuk di rumah itu.</p>
<p>Islam adalah agama yang cinta kebersihan sehingga mengingatkan bahayanya memiliki anjing, bahkan melarang memelihara anjing kecuali untuk kepentingan penjagaan keamanan atau pertanian. Tidak sedikit nash hadits yang menyatakan bahwa malaikat rahmat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan pahala pemilik anjing akan susut atau berkurang. Rasulullah bersabda: “ Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan juga tidak memasuki rumah yang didalamnya terdapat gambar (patung)&#8221; [HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu Majah]</p>
<p>Ibnu Hajar berkata : &#8220;Ungkapan malaikat tidak akan memasuki&#8230;.&#8221; menunjukkan malaikat secara umum (malaikat rahmat, malaikat hafazah, dan malaikat lainnya)&#8221;. Tetapi, pendapat lain mengatakan : &#8220;Kecuali malaikat hafazah, mereka tetap memasuki rumah setiap orang karena tugas mereka adalah mendampingi manusia sehingga tidak pernah berpisah sedetikpun dengan manusia. Pendapat tersebut dikemukakan oleh Ibnu Wadhdhah, Imam Al-Khaththabi, dan yang lainnya.</p>
<p>Sementara itu, yang dimaksud dengan ungkapan rumah pada hadits di atas adalah tempat tinggal seseorang, baik berupa rumah, gubuk, tenda, dan sejenisnya. Sedangkan ungkapan anjing pada hadits tersebut mencakup semua jenis anjing. Imam Qurthubi berkata : &#8220;Telah terjadi ikhtilaf di antara para ulama tentang sebab-sebabnya malaikat rahmat tidak memasuki rumah yang didalamnya terdapat anjing. Sebagian ulama mengatakan karena anjing itu najis, yang lain mengatakan bahwa ada anjing yang diserupai oleh setan, sedangkan yang lainnya mengatakan karena di tubuh anjing menempel najis.” Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu &#8216;anha mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam telah mengadakan perjanjian dengan Jibril bahwa Jibril akan datang. Ketika waktu pertemuan itu tiba, ternyata Jibril tidak datang. Sambil melepaskan tongkat yang dipegangnya, Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda : &#8220;Allah tidak mungkin mengingkari janjinya, tetapi mengapa Jibril belum datang ?&#8221; Ketika Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam menoleh, ternyata beliau melihat seekor anak anjing di bawah tempat tidur. &#8220;Kapan anjing ini masuk ?&#8221; tanya beliau. Aku (Aisyah) menyahut : &#8220;Entahlah&#8221;. Setelah anjing itu dikeluarkan, masuklah malaikat Jibril. &#8220;Mengapa engkau terlambat ? tanya Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam kepada Jibril. Jibril menjawab: &#8220;Karena tadi di rumahmu ada anjing. Ketahuilah, kami tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar (patung)&#8221; [HR. Muslim].</p>
<p>Malaikat rahmat pun tidak akan mendampingi suatu kaum yang terdiri atas orang-orang yang berteman dengan anjing. Abu Haurairah Radhiyallahu &#8216;anhu mengatakan bahwa Rasulullah bersabda : “ Malaikat tidak akan menemani kelompok manusia yang di tengah-tengah mereka terdapat anjing&#8221;. [HR Muslim]</p>
<p>Imam Nawawi mengomentari hadits tersebut : &#8220;Hadits di atas memberikan petunjuk bahwa membawa anjing dan lonceng pada perjalanan merupakan perbuatan yang dibenci dan malaikat tidak akan menemani perjalanan mereka. Sedangkan yang dimaksud dengan malaikat adalah malaikat rahmat (yang suka memintakan ampun) bukan malaikat hafazhah yang mencatat amal manusia. [Lihat Syarah Shahih Muslim 14/94]</p>
<p>Malaikat juga tidak suka masuk rumah yang berbau tidak sedap. Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa yang memakan bawang putih, bawang merah, dan makanan tidak sedap lainnya, maka jangan sekali-kali ia mendekati (memasuki) masjid kami, oleh karena sesungguhnya para malaikat terganggu dari apa-apa yang mengganggu manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<p>Juga adanya penghuni rumah yang mengancam saudaranya (muslim) dengan senjata. Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa mengarahkan (mengancam) saudaranya (muslim) dengan benda besi (pisau misalnya), maka orang itu dilaknat oleh malaikat, sekalipun orang itu adalah saudara kandungnya sendiri.” (HR Muslim).</p>
<p>Kita semua berharap rumah kita akan senantiasa dikelilingi malaikat dan dijauhkan dari syetan laknat. Maka tidak ada cara lain bagi kita kecuali senantiasa meningkatkan bobot dan kapasitas keimanan, keislaman dan keihsanan kita, setiap detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun. Peningkatan ini kita butuhkan karena hidup ini tidak pernah henti berputar. Waktu kita terus bergulir dan kita tidak bisa menghentikannya. Umur kita terus mengkerut dan kita tidak bisa lagi merentangnya. Hanya ada satu kata dalam kehidupan kita : beramal saleh dengan segera, tanpa ditunda!!</p>
<p><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:9pt;color:black;" lang="ES-TRAD"> </p>
<p></span><span style="font-size:9pt;color:#000000;">(Sumber : Samson Rahman, MA , http://swaramuslim.net)</span></span></span><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:9pt;color:#000000;">(Sumber : Samson Rahman, MA , http://swaramuslim.net)</span></p>
<p></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhartoyo.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhartoyo.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhartoyo.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhartoyo.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhartoyo.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhartoyo.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhartoyo.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhartoyo.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhartoyo.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhartoyo.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhartoyo.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhartoyo.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhartoyo.wordpress.com&blog=3957306&post=18&subd=bhartoyo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhartoyo.wordpress.com/2008/07/20/mengundang-kehadiran-malaikat-ke-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a421482cf07d4734eb9b4e6b455cf248?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bhartoyo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>